Posted by : Unknown
Minggu, 02 Desember 2012
Pelita Jaya Esia Jakarta menutup pertandingan
terakhir mereka di Bandung dengan manis. Menghadapi Satya Wacana LBC
Angsapura Salatiga, Pelita Jaya menang telak 80-56. Kemenangan ini
merupakan kemenangan kelima Pelita Jaya dari lima laga di Seri pertama.
Kualitas dan pengalaman bermain Pelita Jaya berbicara banyak di
kuarter pembuka. Shooting guard Pelita Jaya, Erick Sebayang tampil luar
biasa. Kecepatan dan keberanian Erick benar-benar membuat pertahanan
Satya Wacana kewalahan. Erick memasukan empat dari lima tembakan yang
ia lepaskan. Total 11 angka dicetak oleh Erick untuk membawa Pelita Jaya
unggul di kuarter pertama 27-15.
Meskipun hanya mencetak 11 angka di kuarter kedua, Satya Wacana
jelas lebih baik daripada Pelita Jaya yang hanya memasukan 10 poin.
Akurasi tembakan yang membaik berhasil membuat Satya Wacana sedikit
memberikan perlawanan. Empat poin dari Firman Nugroho di bawah ring,
dan empat poin dari tembakan-tembakan Adheska Abraham adalah dua
kontributor utama Satya Wacana.
Pelita Jaya kembali tancap gas di kuarter ketiga. Erick Sebayang
yang beristirahat di kuarter kedua kembali bermain. Hasilnya, masalah
yang dihasilkan Erick bagi Satya Wacana tidak berkurang. Selain Erick,
tembakan Andy "Batam" Poedjakesuma dan juga kinerja Ferdinand Damanik
di bawah ring membuat Pelita Jaya unggul jauh 61-37 di akhir kuarter
ketiga.
Sama-sama mencetak 19 angka di kuarter terakhir tidak merubah
keadaan bagi Satya Wacana. Dalam pertandingan yang cukup cepat, tiga
pemain Satya Wacana (Respati ragil, Jerry Lolowang, dan Tri Hartanto)
sempat ditarik keluar karena terjatuh di lapangan.
Erick Sebayang menjadi pencetak angka terbanyak bagi Pelita Jaya
dengan 20 poin. Disusul oleh Ferdinand Damanik yang meraih
double-double, 16 poin dan 10 rebound. Sementara pada kubu Satya Wacana,
Adheska terbanyak dengan 10 poin.




